Kumpulan Ide-ide Bisnis Terbaru Yang Siap Dijalankan Untuk Menuju Kesuksesan di Tahun Ini. Silahkan Diamati,Ditiru Dan Dimodifikasi Ide Bisnis Diblog Ini.( kirimkan ide bisnis atau Usaha Untuk Kami Promosikan Diblog Ini Silahkan Anda ke blocknotinspire@gmail.com )
Kunjungi Versi Mobile KLIK http://ide17bisnis.blogspot.com/?m=1 atau ( KLIK DISINI )

Ide Jitu Raih Rezeki dengan Bimbingan Belajar

Menjadi seorang pengajar di sebuah sekolah atau perguruan tinggi mungkin cita-cita Anda sejak kecil. Dan sayangnya karena faktor-faktor tertentu, Anda harus menunda atau mengurungkan ambisi tersebut demi mengurusi rumah tangga. Jangan khawatir, karena Anda masih dapat menyalurkan pengetahuan dan meraih ambisi Anda itu dengan mengajar secara non-formal. Caranya dengan membuka sebuah usaha bimbingan belajar. Pun bagi Anda yang tidak merasa pernah berambisi menjadi guru, usaha bimbingan belajar ini patut dipertimbangkan terutama jika Anda memiliki sifat sabar dan semangat berbagi ilmu dengan orang lain. Jika Anda tekun dan kreatif dalam mengajar dan juga dalam mengelola bisnis ini, mungkin Anda dapat mengikuti jejak Septi Peni Wulandari yang awalnya seorang ibu rumah tangga tetapi sukses dengan metode Jarimatika-nya yang fenomenal.

Langkah-langkah persiapan:
1. Perdalam ilmu yang akan diajarkan kepada anak didik Anda. Meskipun Anda adalah orang dewasa yang sudah mengenyam pendidikan tinggi atau berotak cerdas, tetap ada hal-hal yang masih harus Anda pelajari jika ingin menjadi mitra belajar anak didik yang kredibel.
2. Pelajari psikologi pendidikan sehingga sedikit banyak Anda tahu bagaimana harus menghadapi dan memecahkan masalah dengan bijak namun efektif, seperti bagaimana menghadapi anak didik yang kesulitan berkonsentrasi, dan sebagainya.
3. Kuasai metode mengajar yang baik.  Dengan menguasai metode-metode pengajaran, Anda dapat menerapkannya saat mengajar sehingga materi dapat tersampaikan dan diserap anak didik dengan lebih baik.
4. Jika Anda berencana membuka bimbingan belajar lebih dari satu mata pelajaran atau dengan banyak anak didik, tidak ada salahnya meminta bantuan orang lain yang Anda anggap layak mengajar atau merekrut seseorang yang Anda anggap cakap mengajar.
5. Ketahui pula kurikulum dan silabus yang digunakan dalam sekolah anak didik Anda sehingga Anda bisa menyesuaikan materi yang Anda ajarkan dengan materi sekolah yang harus mereka hadapi sehari-hari.
6. Alangkah lebih baik jika Anda memiliki sedikit banyak pengalaman mengajar di berbagai lembaga atau institusi pendidikan. Hal ini selain dapat meningkatkan daya tawar Anda sebagai guru pembimbing, juga dapat meningkatkan pengalaman Anda sebagai pengajar.
7. Gunakan ruang yang representatif untuk mengajar. Kecuali memang Anda harus mengajar di rumah anak didik, Anda harus menyediakan sebuah ruang khusus bagi usaha ini. Buatlah senyaman mungkin. Akan lebih baik jika susunan dan tata letaknya tidak serupa dengan ruang kelas konvensional karena itu membuat mereka lebih tegang. Susunan tempat duduk yang melingkar mungkin lebih sesuai jika Anda menginginkan suasana yang lebih santai namun tetap memungkinkan anak-anak didik berkonsentrasi.
8. Sediakan sarana dan prasarana penunjang, seperti papan tulis (penggunaan white board dan spidol  lebih baik karena tidak menimbulkan debu yang menyesakkan pernapasan seperti penggunaan kapur tulis dan black board), kursi, meja, dan sebagainya.
9. Yang tak kalah penting tentu saja buku-buku pelajaran yang harus digunakan untuk mengajar. Bila Anda memiliki waktu luang, Anda dapat membuat sebuah modul atau diktat yang berisi ringkasan atau kumpulan latihan soal atau tes bagi anak-anak didik. Anda bisa menjualnya dengan harga yang lebih murah dari buku-buku yang ada sehingga mereka tertarik membeli.

Langkah-langkah realisasi:

1. Setelah Anda mempelajari kurikulum yang digunakan sekolah tempat anak didik Anda menuntut ilmu, buatlah sebuah jadwal dan kurikulum yang mendukung.
2. Terapkan pengetahuan mengenai psikologi pendidikan dan metode pengajaran yang telah Anda pelajari agar dapat mengajar dengan menyenangkan.
3. Merekrut orang lain untuk membantu Anda mengajar saat Anda mulai merasa kewalahan.
4. Aktif membaca dan memperbarui pengetahuan Anda, baik mengenai materi yang harus diajarkan atau mengenai hal lain yang dapat menyokong perkembangan usaha Anda.

Langkah-langkah marketing:

1. Anda dapat membagi-bagikan selebaran mengenai usaha bimbingan belajar Anda kepada anak-anak usia sekolah di sekitar tempat tinggal Anda.
2. Anda dapat manfaatkan blog sebagai media promosi Anda. Buatlah blog gratis atau berbayar jika Anda memiliki modal lebih. Ini akan berguna untuk menjaring lebih banyak anak didik.
3. Metode konvensional word-of-mouth sangat berperan dalam perkembangan usaha bimbingan belajar Anda, terutama saat tahap awal.
4. Untuk sarana promosi yang lebih terjangkau, Anda bisa juga pertimbangkan pengiriman pesan singkat yang lazim digunakan sekarang ini. Anda bisa kirimkan pesan singkat tentang pembukaan usaha bimbingan belajar Anda ke tetangga atau teman dekat yang memiliki anak usia sekolah.

Tantangan:

1. Tantangan pertama dan terberat bisa datang dari diri Anda sendiri. Contohnya, Anda harus mengelola usaha ini sedangkan urusan rumah tangga juga menguras tenaga dan waktu Anda.  Ketidakdisiplinan dan rasa bosan Anda juga bisa menjadi kendala tersendiri. Dan jika Anda sakit atau mengalami masalah pribadi atau keluarga, semuanya akan lebih rumit.
2. Anak didik Anda juga berpotensi sebagai sumber tantangan. Biasanya anak peserta bimbingan belajar adalah anak dengan kesulitan belajar. Anda harus benar-benar bekerja keras untuk membuat anak tersebut prestasinya lebih baik. Naik turunnya prestasi anak dianggap sebagai cerminan kinerja bimbingan belajar, meskipun tidak seluruhnya benar. Dan jika prestasinya lebih buruk atau sama saja, kemungkinan orang tua anak tersebut akan berhenti atau memindahkan  anaknya ke bimbingan belajar lainnya.
3. Persaingan dengan sesama penyelenggara jasa bimbingan belajar sangat ketat terutama jika Anda berada di kota besar.


Sumber : ciputraentrepreneurship.com


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More